Main Article Content

Abstract

The purpose of this research is to discuss the hadith of the Prophet ﷺ about honey as medicine. The qualitative research method uses the takhrij and syarah hadith with chemical analysis. The result and discussion of this research are the ingredients in honey so that it can be said to be a medicine for various diseases. The conclusion of this research are the takhrij and syarah hadith of Muhammad ﷺ which has quality hasan and can be proven the truth of the contents of the hadith, that with chemical analysis honey can be used for treatment.

Keywords

Chemistry Hadith Honey Syarah Takhrij

Article Details

How to Cite
Uljanati, G. R. H., & Wasik, A. (2021). Takhrij and Syarah Hadith of Chemistry: Honey as Medicine. Central Asian Journal of Medical and Natural Science, 2(4), 93-97. https://doi.org/10.47494/cajmns.v2i4.256

References

  1. 1. Alaydrus, Lubna. 2020. “TINJAUAN HADIS TENTANG PENGOBATAN NABI ‘Studi Kritik Sanad Dan Matan Hadis Nabi Tentang Pengobatan Menggunakan Kurma Dan Madu.’” Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1(02): 16. http://jurnalalmunir.com/index.php/al-munir/article/view/38 (March 9, 2021).
  2. 2. Amanatie, Oleh ;, M Pd, and M Si. BUKU PEGANGAN MAHASISWA BIOLOGI KIMIA UMUM.
  3. 3. Darmalaksana, Wahyudin. 2020a. “Formula Penelitian Pengalaman Kelas Menulis.” Jurnal Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  4. 4. 2020b. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka Dan Studi Lapangan.” Pre-print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  5. 5. 2020c. “Penelitian Metode Syarah Hadis Pendekatan Kontemporer: Sebuah Panduan Skripsi, Tesis, Dan Disertasi.” Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis 5.
  6. 6. 2020d. “Prosiding Proses Bisnis Validitas Hadis Untuk Perancangan Aplikasi Metode Tahrij.” Jurnal Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung 1: 1–7.
  7. 7. Darmalaksana, Wahyudin, Lamlam Pahala, and Endang Soetari. 2017. “Kontroversi Hadis Sebagai Sumber Hukum Islam.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya 2(2): 245–58.
  8. 8. dr. Adji Suranto, SpA. 2004. “Khasiat & Manfaat Madu Herbal - Google Books.” PT AgroMedia Pustaka . https://www.google.co.id/books/edition/Khasiat_Manfaat_Madu_Herbal/_SXMyIahpk8C?hl=id&gbpv=0 (March 20, 2021).
  9. 9. Faisal M. Sakri. 2015. “MADU DAN KHASIATNYA: Suplemen Sehat Tanpa Efek Samping - Faisal M Sakri - Google Buku.” Penerbit Diandra Pustaka Indonesia: 3. https://books.google.co.id/books?id=6ZagCwAAQBAJ&printsec=frontcover&dq=madu+sebagai+obat&hl=id&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q=madu sebagai obat&f=false (March 9, 2021).
  10. 10. Fauziyah, Nur Lely. 2012. “Konsepsi Madu Sebagai Obat Dalam Al-Qur’an (Telaah Tafsir Maudhu’i) - Institutional Repository of IAIN Tulungagung.” http://repo.iain-tulungagung.ac.id/730/ (April 10, 2021).
  11. 11. Jafar, Nurhaedar et al. 2017. “KHASIAT MADU MENURUNKAN TEKANAN DARAH DAN HEMATOLOGI PARAMETER.” Media Kesehatan Masyarakat Indonesia 13(1): 27–33. http://journal-old.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/1586 (April 10, 2021).
  12. 12. Nasional, Terakreditasi et al. 2020. “EISSN 2337-330X EBiomedik. 2020;8(2):202-208 Manfaat Olesan Madu Pada Penyembuhan Luka Kulit.” MANFAAT OLESAN MADU PADA PENYEMBUHAN LUKA KULIT 8(sejak jaman kuno): 203. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ebiomedik (March 9, 2021).
  13. 13. Rifa’i, Ahmad. 2017. “Zakat Madu Dalam Pandangan Ulama (Studi Perbandingan Kitab Badâ’i Al-Sonâ’i Dan Kitab Al-Majmû’).” https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/41437 (April 10, 2021).
  14. 14. Soetari, Endang. 1994. Ilmu Hadits. Bandung: Amal Bakti Press.
  15. 15. 2015. Syarah Dan Kritik Hadis Dengan Metode Tahrij: Teori Dan Aplikasi. 2nd ed. Bandung: Yayasan Amal Bakti Gombong Layang.